Selasa, 09 Juli 2013

Bagaimana Cara Mencegah Dehidrasi Saat Berpuasa?

Saat berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 10 jam. Asupan cairan hanya didapat saat sahur dan berbuka puasa. Karena minimnya asupan cairan kedalam tubuh kita, dapat menyebabkan dehidrasi. Apalagi bagi orang yang menjalankan aktivitas di luar ruangan saat cuaca panas.
Dehidrasi terjadi karena hilangnya cairan tubuh dalam tubuh, karena terpakai saat beraktivitas dalam jumlah yang besar. Dilansir dari berbagai sumber, inilah cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kekurangan cairan saat berpuasa :
Konsumsi Sup Saat Sahur
Sup adalah makanan yang sangat baik untuk bersantap sahur. Menu ini dapat membantu mencegah dehidrasi saat berpuasa. Hal ini karena sup umumnya mengandung banyak air. Mengkonsumsi sup hangat saat sahur dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain itu sayuran yang terkandung dalam sup juga mengandung mineral yang tinggi.
Tambahkan Sepotong Lemon dalam Minuman
Mengkomsumsi  2 liter air atau 8 gelas dalam sehari dapat membantu mencegah dehidrasi. Tapi saat sahur kita tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Maka untuk menyiasatinya dapat menambahkan lemon dalam minuman yang diminum. Selain itu lemon dapat menambah kesegaran minuman.
Kurangi Aktivitas Di Luar Ruangan
Bila tidak terlalu penting untuk pergi keluar ruangan apalagi saat cuaca terik, sebisa mungkin hindari aktivitas diluar ruangan. Aktivitas diluar ruangan dapat membuat tubuh banyak kehilangan cairan tubuh. Kehilangan cairan tubuh inilah yang menyebabkan utama dehidrasi. Saat berpuasa sebaiknya perhatikan waktu istirahat yang baik.
Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran
Ahli gizi menyarankan untuk memperbanyak konsumsi sayuran dan buah saat berpuasa. Karena memperbanyak konsumsi dua makanan ini dapat membantu tubuh menyimpan banyak cairan dan mineral untuk mencegah dehidrasi. Pilihlah buag yang mengandung banyak air seperti semangka ataupun melon.
Konsumsi Buah dan Sayuran
Makanan yang Anda konsumsi juga berperan dalam mencegah dehidrasi di siang hari. Ahli gizi menyarankan banyaklah makan buah dan sayuran yang mengandung banyak air. Buah dan sayur juga dapat membuat tubuh kita lebih bugar saat berpuasa.

Agar Puasa Terasa Ringan, 7 Hal ini Wajib Anda Jalankan

Bulan Puasa telah tiba. Menjalankan ibadah puasa membutuhkan tingkat kesehatan dan energi yang prima agar dapat menjalankan ibadah dengan sempurna.
Agar-Puasa-Terasa-Ringan,-7-Hal-ini-Wajib-Anda-JalankanSaat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan maupun cairan selama 14 jam. Oleh karena itu, di saat-saat makan utama seperti sahur dan berbuka, Anda wajib memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh agar kondisi kesehatan Anda tetap priam selama sebulan berpuasa.
dr. Tirta Prawita Sari, MSc, Sp. Gk, Ketua Yayasan Gema Sadar Gizi menyampaikan, ketika makan sahur sebaiknya tidak mengonsumsi makanan ber-indeks glikemik tinggi, seperti mi instan, nasi putih yang berlebihan. Makanan ber-indeks glikemik tinggi dapat membuat seseorang lebih cepat lapar.
dr. Tirta menyarankan, jika ingin mengonsumsi makanan ber-indeks glikemik tinggi sebaiknya lakukan pada waktu berbuka, dan mengonsumsinya pun tidak boleh berlebihan, agar kadar gula darah tetap terjaga.
Berikut tip-tip sehat lain yang bisa Anda coba agar tubuh tetap bugar dan sehat selama menjalankan ibadah puasa.

Konsultasi ke Dokter

Jika Anda mempunyai masalah kesehatan tapi ingin menjalankan ibadah puasa, sebaiknya konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter terlebih dahulu. Tanyakan mengenai pola makan, waktu yang tepat untuk meminum obat atau multivitamin dan juga jenis olahraga yang boleh dilakukan selama berpuasa.

Konsumsi Karbohidrat Kompleks

Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti ubi, jagung, , oatmeal, roti gandum atau nasi merah karena bisa membantu perut Anda kenyang lebih lama. Tambahkan makanan berserat dalam menu makan Anda. Sayuran dan kacang-kacangan adalah makanan yang mengandung kadar serat tinggi yang dapat membantu perut Anda kenyang lebih lama. Selain itu, makanan berserat dapat mencegah Anda dari gangguan pencernaan yang sering terjadi di awal-awal menjalankan ibadah puasa.

Tingkatkan Asupan Protein

Berpuasa adalah saat yang tepat untuk mengubah pola makan terutama jika tujuan Anda untuk menurunkan berat badan. Jika sebelumnya pola makan Anda tinggi karbohidrat (lebih banyak nasi putih ketimbang lauknya), kini saatnya Anda mengubahnya dengan pola makan tinggi protein dengan memperbanyak lauk seperti, daging, ayam, ikan, putih telur, kacang-kacangan dan makanan tinggi protein lainnya.
Makanan berprotein tinggi dapat membantu perut kenyang lebih lama sekaligus mencegah katabolisme otot (penyusutan otot) selama puasa.

Konsumsi Lemak Baik

Lemak baik bisa didapatkan dari ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan buah seperti alpukat. Lemak terutama lemak baik (HDL) juga diperlukan tubuh untuk menyerap nutrisi. Selain itu, lemak baik juga berperan penting dalam menyediakan energi tubuh, membantu menurunkan kolesterol, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Kurangi Konsumsi Garam

Sebaiknya tidak terlalu sering mengonsumsi makanan yang asin-asin baik saat sahur dan berbuka. Mengonsumsi makanan tinggi garam dapat membuat tubuh anda cepat lapar dan dehidrasi. Graham MacGregor, profesor kedokteran kardiovaskular di Wolfson Institute, London, mengatakan, untuk setiap penurunan satu gram asupan garam, kita bisa mencegah serangan jantung, gagal stroke dan jantung pada 12.000 orang,” seperti dilansir dailymail.

Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Pada hari-hari biasa saat tidak berpuasa, tubuh membutuhkan minimal 8 gelas air minum setiap hari untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Lalu bagaimana mencukupi kebutuhan 8 gelas air setiap hari saat berpuasa? Mudah saja, akumulasikan jumlah yang Anda minum pada saat sahur, berbuka dan setelah berbuka.

Olahraga itu Perlu!

Jangan jadikan ibadah puasa sebagai halangan untuk tidak berolahraga, karena olahraga justru dapat membuat tubuh Anda tetap bugar dan kuat menjalankan ibadah puasa. Lakukan rutinitas olahraga beberapa menit menjelang waktu berbuka. Cukup lakukan olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang. Jangan berolahraga setelah makan sahur agar Anda tidak berpotensi membatalkan ibadah puasa.
Selamat berpuasa.