Saat berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan cairan
selama lebih dari 10 jam. Asupan cairan hanya didapat saat sahur dan
berbuka puasa. Karena minimnya asupan cairan kedalam tubuh kita, dapat
menyebabkan dehidrasi. Apalagi bagi orang yang menjalankan aktivitas di
luar ruangan saat cuaca panas.
Dehidrasi terjadi karena hilangnya cairan tubuh dalam tubuh, karena
terpakai saat beraktivitas dalam jumlah yang besar. Dilansir dari
berbagai sumber, inilah cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegah
kekurangan cairan saat berpuasa :
Konsumsi Sup Saat Sahur
Sup adalah makanan yang sangat baik untuk bersantap sahur. Menu ini
dapat membantu mencegah dehidrasi saat berpuasa. Hal ini karena sup
umumnya mengandung banyak air. Mengkonsumsi sup hangat saat sahur dapat
memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain itu sayuran yang terkandung
dalam sup juga mengandung mineral yang tinggi.
Tambahkan Sepotong Lemon dalam Minuman
Mengkomsumsi 2 liter air atau 8 gelas dalam sehari dapat membantu
mencegah dehidrasi. Tapi saat sahur kita tidak dapat memenuhi kebutuhan
tersebut. Maka untuk menyiasatinya dapat menambahkan lemon dalam minuman
yang diminum. Selain itu lemon dapat menambah kesegaran minuman.
Kurangi Aktivitas Di Luar Ruangan
Bila tidak terlalu penting untuk pergi keluar ruangan apalagi saat
cuaca terik, sebisa mungkin hindari aktivitas diluar ruangan. Aktivitas
diluar ruangan dapat membuat tubuh banyak kehilangan cairan tubuh.
Kehilangan cairan tubuh inilah yang menyebabkan utama dehidrasi. Saat
berpuasa sebaiknya perhatikan waktu istirahat yang baik.
Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran
Ahli gizi menyarankan untuk memperbanyak konsumsi sayuran dan buah
saat berpuasa. Karena memperbanyak konsumsi dua makanan ini dapat
membantu tubuh menyimpan banyak cairan dan mineral untuk mencegah
dehidrasi. Pilihlah buag yang mengandung banyak air seperti semangka
ataupun melon.
Konsumsi Buah dan Sayuran
Makanan yang Anda konsumsi juga berperan dalam mencegah dehidrasi di
siang hari. Ahli gizi menyarankan banyaklah makan buah dan sayuran yang
mengandung banyak air. Buah dan sayur juga dapat membuat tubuh kita
lebih bugar saat berpuasa.
Selasa, 09 Juli 2013
Agar Puasa Terasa Ringan, 7 Hal ini Wajib Anda Jalankan
Bulan Puasa telah tiba. Menjalankan ibadah puasa
membutuhkan tingkat kesehatan dan energi yang prima agar dapat
menjalankan ibadah dengan sempurna.
dr. Tirta Prawita Sari, MSc, Sp. Gk, Ketua Yayasan Gema Sadar Gizi menyampaikan, ketika makan sahur sebaiknya tidak mengonsumsi makanan ber-indeks glikemik tinggi, seperti mi instan, nasi putih yang berlebihan. Makanan ber-indeks glikemik tinggi dapat membuat seseorang lebih cepat lapar.
dr. Tirta menyarankan, jika ingin mengonsumsi makanan ber-indeks glikemik tinggi sebaiknya lakukan pada waktu berbuka, dan mengonsumsinya pun tidak boleh berlebihan, agar kadar gula darah tetap terjaga.
Berikut tip-tip sehat lain yang bisa Anda coba agar tubuh tetap bugar dan sehat selama menjalankan ibadah puasa.
Konsultasi ke Dokter
Jika Anda mempunyai masalah kesehatan tapi ingin menjalankan ibadah puasa, sebaiknya konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter terlebih dahulu. Tanyakan mengenai pola makan, waktu yang tepat untuk meminum obat atau multivitamin dan juga jenis olahraga yang boleh dilakukan selama berpuasa.Konsumsi Karbohidrat Kompleks
Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti ubi, jagung, , oatmeal, roti gandum atau nasi merah karena bisa membantu perut Anda kenyang lebih lama. Tambahkan makanan berserat dalam menu makan Anda. Sayuran dan kacang-kacangan adalah makanan yang mengandung kadar serat tinggi yang dapat membantu perut Anda kenyang lebih lama. Selain itu, makanan berserat dapat mencegah Anda dari gangguan pencernaan yang sering terjadi di awal-awal menjalankan ibadah puasa.Tingkatkan Asupan Protein
Berpuasa adalah saat yang tepat untuk mengubah pola makan terutama jika tujuan Anda untuk menurunkan berat badan. Jika sebelumnya pola makan Anda tinggi karbohidrat (lebih banyak nasi putih ketimbang lauknya), kini saatnya Anda mengubahnya dengan pola makan tinggi protein dengan memperbanyak lauk seperti, daging, ayam, ikan, putih telur, kacang-kacangan dan makanan tinggi protein lainnya.Makanan berprotein tinggi dapat membantu perut kenyang lebih lama sekaligus mencegah katabolisme otot (penyusutan otot) selama puasa.
Konsumsi Lemak Baik
Lemak baik bisa didapatkan dari ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan buah seperti alpukat. Lemak terutama lemak baik (HDL) juga diperlukan tubuh untuk menyerap nutrisi. Selain itu, lemak baik juga berperan penting dalam menyediakan energi tubuh, membantu menurunkan kolesterol, dan mengurangi risiko penyakit jantung.Kurangi Konsumsi Garam
Sebaiknya tidak terlalu sering mengonsumsi makanan yang asin-asin baik saat sahur dan berbuka. Mengonsumsi makanan tinggi garam dapat membuat tubuh anda cepat lapar dan dehidrasi. Graham MacGregor, profesor kedokteran kardiovaskular di Wolfson Institute, London, mengatakan, untuk setiap penurunan satu gram asupan garam, kita bisa mencegah serangan jantung, gagal stroke dan jantung pada 12.000 orang,” seperti dilansir dailymail.Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Pada hari-hari biasa saat tidak berpuasa, tubuh membutuhkan minimal 8 gelas air minum setiap hari untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Lalu bagaimana mencukupi kebutuhan 8 gelas air setiap hari saat berpuasa? Mudah saja, akumulasikan jumlah yang Anda minum pada saat sahur, berbuka dan setelah berbuka.Olahraga itu Perlu!
Jangan jadikan ibadah puasa sebagai halangan untuk tidak berolahraga, karena olahraga justru dapat membuat tubuh Anda tetap bugar dan kuat menjalankan ibadah puasa. Lakukan rutinitas olahraga beberapa menit menjelang waktu berbuka. Cukup lakukan olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang. Jangan berolahraga setelah makan sahur agar Anda tidak berpotensi membatalkan ibadah puasa.Selamat berpuasa.
Langganan:
Postingan (Atom)